2012 : Komersialisasi Kiamat

Sabtu 14 Nopember 2009, setelah dipaksa berpegel-pegel ria selama sekitar 15 – 30 menit buat ngantri beli tiket Cloudy yang ternyata kursinya cuma keisi kurang dari seperempat kapasitas **Masih gak terima dipaksa ngantri buat film yang udah gak unggulan**. Akhirnya Gw memutuskan untuk merebut sebuah kursi, di theater 3 margo city, dan berharap ada seseorang yang antri dibelakang Gw gak kebagian tiket **Anjrit kejam bangat ternyata Gw ya**. Begitulah ceritanya sampe akhirnya Gw megang kertas bertulis 2012, dan Rp. 25.000 **Awas aja kalo filmnya cuma kayak sinetron**.

Sedikit tentang 2012

2012 adalah film yang mulai beredar di Indonesia sejak tanggal 13 Nopember 2009 (Pantes aja rame, baru sehari keluar..), Pemeran lainnya:

  • John Cusack … Jackson Curtis
  • Amanda Peet … Kate Curtis
  • Chiwetel Ejiofor … Adrian Helmsley
  • Thandie Newton … Laura Wilson
  • Oliver Platt … Carl Anheuser

Kata orang-orang, film 2012 (Kalo di USA pake nama “Farewell atlantis”) adalah film yang mengisahkan terjadinya kiamat di tahun 2012 sesuai dengan kalender bangsa maya yang habis ditahun itu, tetapi sumpah Gw bingung dimana letak kiamatnya. Lalu ada juga yang bilang kalo film ini menggunakan kemungkinan-kemungkinan dan teori-teori ilmiah yang sangat mungkin terjadi, hingga bisa dilihat seperti kenyataan, tetapi bagi Gw, film ini gak masuk diakal. Ah… mungkin pandangan Gw tentang film ini Gw bahas nanti aja ya, sekarang Gw ceritain filmnya dulu aja.

Menurut film ini, peneliti di India menemukan bahwa cairan pada bumi bagian dalam semakin memanas karena adanya ledakan di matahari (flare) dengan ukuran yang sangat besar, melebihi ledakan yang biasanya terjadi. Dikatakan bahwa ledakan itu mengirim neutrino dalam jumlah yang berkali-kali lipat dari biasanya. Neutrino yang tak bermuatan, tak bermassa, dan dapat menembus materi itu secara tiba-tiba memberikan reaksi fisik terhadap materi lain. Dikatakan bahwa neutrino bermutasi menjadi partikel nukir jenis baru, kemudian membuat inti bumi memanas dan secara tiba-tiba berubah menjadi gelombang mikro.

Pemanasan inti bumi ini akan menyebabkan kutub magnetic bumi bergeser dari tempatnya semula, juga akan menyebabkan pergeseran lempeng-lempeng kerak bumi. Pergeseran lempeng bumi, akan menyebabkan gempa teknonik maha dahsyat yang bisa menenggelamkan benua, atau sebagian benua. Selain itu, juga akan terjadi gempa vulkanik, karena gunung-gunung berapi aktif akan memuntahkan laharnya yang kian memanas di dasar bumi. Bukan sekedar gunung berapi, tapi sebuah supervulcano (seperti Toba) akan meletus. Dengan pergerakan tanah dan isi bumi yang melimpah ke lautan, menyebabkan sebuah tekanan mendadak pada laut, dan menciptakan Tsunami maha dahsyat.

Melihat apa yang akan terjadi, presiden Amerika mengajak presiden-presiden didunia untuk membuat rencana penyelamatan peradaban dan kehidupan di bumi. Akhirnya, secara sembunyi-sembunyi, akan dibuat bahtera raksasa untuk menyelamatkan beberapa manusia, dan peradabannya. Biaya pembuatan bahtera itu tidak lah murah, sehingga mafia, milyuner, dan semua orang yang memiliki uang di undang untuk membeli tiket pesawat seharga 1 milyar dollar per-jiwa. Dengan dalih menjaga ketenangan masyarakat, orang-orang yang ingin buka mulut ke publik dibunuh.

Sepintar-pintarnya manusia memperkirakan pergerakan alam, ternyata blom mampu mengalahkan Tuhan sang pencipta alam, penentu aturan alam, dan penghancur alam. Perhitungan yang dibuat profesor Helmsley tidak sesuai kenyataan, perhitungannya terlalu lama. Bencana yang ditakutkan akan segera terjadi dalam beberapa hari, sedang bahtera belum selesai seluruhnya. Sehingga terjadilah kekacauan, banyak penumpang yang telah mendapat tiket ke bahtera tidak dijemput untuk masuk ke bahtera.

Keluarga Curtis yang sempat diberitahu oleh penyiar independen tentang bencana ini, berusaha untuk ikut ke bahtera itu **Sebelumnya, keluarga ini menganggap bahtera itu adalah pesawat luar angkasa**. Dengan bermodal peta letak bahtera dari penyiar tadi , keluarga curti berjuang pergi ke China, tempat bahtera dibuat. Di China, bahtera itu dibuat dengan berpura-pura membangun sebuah bendungan raksasa.

Gw rasa detail ceritanya Gak Gw perinci, ada banyak adegan-adegan drama yang **kata orang sebelah Gw** mengaharukan, juga adegan perjuangan melawan alam yang **lagi-lagi kata orang sebelah Gw** menegangkan, atau adegan percintaan yang **ini juga kata orang sebelah Gw** meghanyutkan. Kalo mo tahu cerita detailnya, bisa baca di blognya bootingskoblog.

Kelebihan-Kekurangan Bencana 2012

Cerita pada film ini bikin Gw kesel, latar belakangnya, atau permulaannya terlalu cepat, sesi pembahasan ilmiahnya sangat singkat gak sampe 10 menit. Sangkut paut sama bangsa mayanya juga diceritain singkat bangat, cuma bilang ada yang bunuh diri masal di kuil maya karena percaya adanya kiamat. Jadi jangan harap lu bakal dapet detail alasan-alasan ilmiah kiamat yg terjadi di 2012 versi film ini, atau kisah kalender bangsa maya yang dijadiin bahan promosi film ini. Semua isu itu gak muncul di film ini **Atau kelewat ma Gw :D . Kalo yang mau tahu panjang lebar tentang kalender maya, ledakan matahari, dan pembahasan tentang kiamat di tahun 2012 bisa baca di situs langitselatan.com. Sedangkan permasalahan neutrino bisa dibaca dari wikipedia.

Film ini sangat disangkut pautkan ke sebuah kalender bangsa maya, tetapi sayangnya kalender bangsa maya gak bilang bakal kiamat kok. Kalender bangsa maya yang di jadiin rujukan, merupakan kalender 5 digit bilangan basis 20 untuk lebih detail bisa baca di langitselatan.com. Kalo kalender yang kita pake sekarang merupakan kalender bilangan basis 10 dengan jumlah digit mengambang, dalam artian jumlah digitnya sesuai dengan digit efektif. Seandainya tanggalan kita di temukan oleh keturunan kita beribu tahun kemudian, dimana sempat ada masa yang memisahkan peradaban kita dan mereka, maka ada kemungkinan mereka akan menebak bahwa kiamat terjadi di tanggal 31-12-9999 karena gak ada digit lagi. Seperti itulah seharusnya kita memandang kalender maya. 21-12-2012 pada kalender gregorian yang kita pakai saat ini, merupakan tanggal 13.0.0.0.0 pada kalender Maya, karena bangsa maya berpatokan pada angka 13, maka diperkirakan oleh para ahli, ini akhir kalender maya. Jadi kalender maya itu cuma kayak ganti abad di kalender yang kita pake, isu ini sama ama isu milenium baru ditahun 2000 lalu.

Sebuah ledakan pada matahari yang dijadikan sebagai pemicu bencana pada 2012 di film inipun tidak mungkin terjadi, ulasan detailnya bisa baca di langitselatan.com. Partikel-partikel kecil radioaktif yang terpancarkan oleh ledakan 11 tahunan matahari itu akan segera tertangkal ole atmosfir bumi. Percaya lah bahwa Tuhan menciptakan bumi tidak dalam waktu singkat, bumi kita telah beradaptasi untuk mengatasi badai partikel matahari ini. Separah-parahnya badai matahari, hanya akan merusak satelit dan astronot diluar atmosfer bumi yang gak dalam area perlindungan radio akti, sedang di permukaan bumi, efek yang kerasa hanya matinya jaringan listrik karena kelebihan beban. Malah efek badai matahari itu terkadang akan tampak indah di daerah kutub, dengan munculnya aurora. Lagi pula Neutrino yang dikatakan memanaskan bumi karena telah termutasi menjadi partikel nuklir, blom pernah Gw denger. Penulis cerita cuma memanfaatkan neutrino sebagai partikel yang bisa menembus sampai inti bumi, sayangnya pada kenyataan neutrino tidak bermuatan, dan tidak bermasa sehingga tidak menimbulkan reaksi pada benda yang di lewatinya. Karena itulah penulis cerita menambahkan cerita tentang termutasinya partikel itu menjadi partikel nuklir jenis baru. Sedalam pengetahuan Gw yang masih cetek ini, proses perubahan partikel dari badai matahari lebih banyak terjadi karena tumburan pada atmosfir, jadi sekalipun benar neutrino termutasi, berarti partikel itu gak bakal bisa menembus sampe inti bumi, akan ternetralisir oleh udara, kerak, dan mantel bumi. Tetapi seandainya neutrino termutasi setelah sampai di inti bumi, kayaknya mustahil. Karena inti bumi terdiri dari unsur-unsur yang lebih stabil dibanding atmosfer. Masalah Neutrino bisa lu cari di wikipedia.

Terlepas dari sebab-sebab terjadinya bencana besar itu, film ini pun masih menyisakan banyak kejanggalan ilmiah. Beberapa diantaranya **Yang Gw ingat aja** :

  1. Gempa dengan retakan bumi yang terjadi selalu didahului dengan retakan bumi, baru goncangannya. Jelas ini gak mungkin, seharusnya goncangan terjadi lebih dulu, baru retakan terjadi.
  2. Ledakan supervulcano yang terjadi, seharusnya diawali dengan Gempa besar yang membuat orang gak bisa berdiri, karena desakan magma terhadap kerak bumi. Tetapi yang terjadi, malah si penyiar bisa berdiri tegak selama supervulcano meledak.
  3. Wedus Gembel atau awan panas akan turun dengan sangat cepat, sehingga sangat mustahil pesawat capung yang digunakan oleh keluarga curtis bisa mendahului awan itu.
  4. Wedus Gembel atau awan panas akan terus bergerak. Tapi difilm ini, awan panas berhenti menjalar.
  5. Ledakan supervulcano seharusnya menutup matahari berbulan-bulan. Ledakan gunung tambora yang hanya tergolong strato vulcano saja bisa membuat satu tahun tanpa musim panas. Tetapi di film ini, pada bulan januari cuaca sudah cerah.
  6. Ledakan satu supervulcano Toba, sudah bisa membuat dunia memasuki zaman es. Sedang di film ada 5 supervulcano di dunia yang meledak, tapi kok kayaknya gak ada perubahan suhu…
  7. Dan lain-lain… sayang Gw lama nulisnya, jadi banyak yang lupa..

Efek yang dipake di film ini gak bisa dibilang jelek, dan mungkin ini yang mau ditonjolkan oleh sutradara. Memendekan adegan penjelasan ilmiah, dan memperpanjang, memperbanyak serta melebih-lebihkan adegan bencana yang terjadi. Pokoknya lebay dah…

Makna, Hikmah dan pelajaran yang tersisa setelah 2012

Terlepas dari semua kontroversi ilmiah dan religius pada film ini, kita masih bisa mendapatkan pelajaran dari film ini. Kita disadarkan akan kelemahan dan kebutaan kita dalam hal merencanakan serta menerka-nerka kejadian alam yang sudah menjadi hak prerogratif Tuhan. Disaat tuhan berkehendak, maka tidak ada yang bisa menetangnya, bahkan sekedar menundanya satu haripun. Namun kita tidak boleh lepas dari Ikhtiar, berusaha. Walaupun kita menganggap bahwa kita sudah diujung harapan, tak lagi memiliki kemungkinan, kita harus tetap berusaha, karena tuhan sangat pintar mengatur rencana. Terbukti keluarga Curtis yang gak punya tiket masuk bahtera, dan terpisah jarak ribuan kilometer dari bahtera masih bisa naek bahtera. Tuhan terlalu sombong hingga tak mau dengan mudahnya membeberkan tujuanNya, jadi jangan segera mengambil kesimpulan apa maksud Tuhan.

This entry was posted in Film, Review and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to 2012 : Komersialisasi Kiamat

  1. Wempi says:

    Reviewnya mantap bro…
    sayang wempi lagi malas ngantri :lol:

  2. hehehe gue nyesel ngantri sejam liat plot yg begini
    tapi bersyukur ketika bs mengambil pelajaran dari dramanya hehehe

  3. zulhaq says:

    2012, lw udah merit belum gan???? ha hah a ha

    *tertawa licik*

  4. Gandi Wibowo says:

    @Wempi:
    makasih…
    Nonton diakhir2 aja, pasti udah kosong tuh.

    @Mba Eka:
    Hahahahaha…. Sejam ROFL. Gw gak ampe sejam mba…

    @Zulhaq:
    Maunya Gitu Zi… Insya Allah, Do’ain aja ya.. Nah lu sendiri 2012 dah merit blom?

  5. Ria says:

    disini gak ada 21!!!! :(

  6. Gandi Wibowo says:

    @Mbak Ria:
    Kan besok mo Ke Jakarta….

  7. raindust says:

    2012 apa Knowing nih bro??? *liat paragraf terakhir lo*

  8. Gandi Wibowo says:

    @Raindust:
    Hahahaha… Done…. udah Gw betulin :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>